APA TUJUAN HIDUP KAMU
Aku tidak tahu suatu hari nanti
akan menjadi apa
Aku Sebagai generasi penerus bangsa
tidak mau ketinggalan dengan anak-anak
Indonesia lainnya
Aku hanya punya keinginan
untuk sekolah setinggi-tingginya
Dengan belajar yang baik dan gemar
membaca serta tidak lupa, setiap
hari aku berdoa kepada-Nya
Semoga hidupku bermanfaat
bagi tanah air dan bangsaku
Serta bermanfaat bagi sesama
manusia.
HINGGA TANAH AIR BICARA
Luka hati dalam diri
Hapuslah semua kenangan
Yang membuat hati berangan
Kan temukan dalam suci
Kan temukan dalam suci
Selama bumi masih bertasbih
Cinta suci tak pernah mati
Pada Ilahi yang hakiki
Selama bulan menagis sedih
Lewat tangan - tangan langit
Tertulislah jiwa yang gugur
Damai bersemi dalam kubur
Lewat mulut -mulut angin
Terucaplah pujian agung
Harap berkah sebesar gunung
Lautan panjang diterjang gelombang
Insan kan datang tiadalah tenang
Siang bersembunyi
Malam Kan berlari
Hingga tanah air bicara
Adakah damai di dunia
(arif hendra gumelar)
SATU PINTA
Tertidur lelap di atas malam buram
Mencari cinta di dalam angin malam
Mencuri hati di bawah awan hitam
Terkubur pupus diambang embun suram
Kian hari kian tenggelam
Kemana luka akan menyelam
Terbang tinggi setinggi bulan
Tanpa harap ada imbalan
Hanya setitik tinta tersisa
Seribu kertas putih menangis pinta
Hanya secarik cinta terlupa
Seribu nyawa lupa akan pencipta
(arif hendra gumelar)
PUISI CINTA
Sejak pertama kali aku melihatmu
Sejak pertama kali aku mengenalmu
Tumbuh perasaan cinta dihatiku
Tertanam ras kagum yang membara
melihat kecantikan hatimu
terasa kelembutan hatimu
Ingin rasanya aku slalu disampingmu
Ingin rasanya aku menjadi kekasihmu
Ingin rasanya aku memelukmu
Ingin rasanya aku merasakan lembut tubuhmu
ingin rasanya aku masuk ke dasar jiwamu
Dikala aku melihat kau sedih
Mengapa perasaanku ini bagai disayat sembilu
Tapi bila aku melihat kau bahagia
Aku merasa terbang di angkasa
Setiap hari aku mengingatmu
Setiap waktu aku merindukanmu
Setiap malam kau selalu hadir di mimpiku
Dengan puisi cinta ini
Perasaanku berkata "Aku Mencintaimu" Selamanya
Engkaulah pujaan hatiku
MANTERA CINTA
(oleh: Asep Samboja)
Langit, hai langit
Bawa aku ke bukit-bukit
mungkin sakit, mungkin jiwa laknat
_yang konyol dan busuk ini
Sudah percaya pada cinta
yang nonsense
Oh burung, oh kecoa
pergilah kedalam gorong-gorong getirku
Hari ini luka
Lusa tiada
ya abunawas, ya ubirebus
Beri aku air tanpa uap
buang aib biar menguap
hari ini, hari ini
aku melihat wajahku dimana-mana
pada sepatu yang melayang di wajah hakim
pada suara resah di balik kelambu
Ok pelacur-pelacur yang tergusur
dimana kau simpan cinta?
Oh becak, Ya tuhan
berapa jarak yang harus ku kayuh
nafasnya terengah-engah
bukan mengejar rupiah
tapi dikejar pentungan sialan
Oh cintaku, monyet kecilku
Malam ini aku kesepian
Kucari-cari cintamu di laci dapur
Kutemukan bau busuk di rak sepatu
citayam, dimanakah kau simpan cinta?
Oh duri, oh beruang
jangan kau cakar hatiku
yang ringkih
oh surga
Jauh dekat Rp. 5.000
KECEWA
Suatu kata takan ku lupa
Di hatinya tetap ada
Apakah ini pertanda aku tak suka lagi padanya
Benarkah semuanya
Dia hanya titisan kalbu
Separuh dalam jiwa hampa
Terbalut awan kelabu
Apakah terpaku ku melihatmu
Kau salah bunga
Kau benar hina
Tapi aku bukan raja
Apakah dia segalanya
Terima kasih kau yang seutuhnya
Air mata hanya hujan
Seutuhnya tak ada lautan
Inikah tandanya musim semi
Daun berlomba menggugur
Gugurlah semuanya aku tak peduli
Alangkah indahnya tanpa benalu
Aku
Dan kamu
Dia dan kamu
Kecewaku
Gembiranya
HIDUP BUKAN SANDIWARA
Heningnya jiwa, Nurani bertanya
Siapa aku sebenarnya...?
Darimana aku...?
Kenapa aku di dunia...?
Apa yang harus ku lakukan...?
Bagaimana di masa depan...?
Sedret pertanyaan lahir
Akan hidup yang semakin berantakan
Disana sini terjadi perebutan
Perebutan harapan
Perjuangkan impian
Yang tak mungkin didapatkan
Saling sikut dan menjatuhkan
Menjadi fenomena mengerikan
Seolah kehilangan pedoman
Seakan sandiwara yang mudah dipermainkan
Sesuai keinginan sutradara dan karakter pemeran
Hidup bukan sandiwara
Hidu adalah tangga
Menuju alam Baqa
Abadi tuk selamanya
oleh: Nurcin

0 Komentar untuk "Kumpulan Puisi Terbaik yang Bisa Buat Inspirasi"